Skip to main content

Tips Gaya Belajar #3 (Kisnestetik)

Berikut sekilas tentang Kinesthetic Learner versi ELS, lanjutan dari Tips Gaya Belajar #2 (Auditori)

Ciri-Ciri:
Dilihat dari namanya saja sudah ketahuan kalau Kinesthetic Learner itu learning best by doing. Mereka bisa belajar lebih baik jika bisa memegang benda tersebut secara nyata. Misalnya belajar tentang anatomi tubuh nereka akan belajar dengan cepat jika mereka mempunyai patung alat peraga. Contoh lain ketika belajar tentang sosial mereka akan belajar lebih baik ketika mereka langsung turun ke masyarakat mengamati sendiri permasalahan sosial dan membantu menyelsaikannya ketimbang hanya sekedar teori. Kinesthetic Learner lebih suka dengan objek nyata ketimbang hanya gambar, diagram, tulisan, maupun deskripsi akan suatu hal.

Saran Belajar:
  • Ketika membaca, gunakan jarimu untuk menunjuk ke buku
  • Sering-sering membuat ringkasan textbook, hand out dari guru, dengan MENULIS TANGAN di buku catatanmu
  • Jika belajar sesuatu harus mencoba dengan tanganmu sendiri paling tidak sekali, jangan hanya melihat saja.
  • Gunakan gerakan-gerakan ketika belajar, misal saat belajar sambil menggerak gerakkan kaki atau tangan. Kalau bisa konsentrasi sambil mendengarkan musik ya pake musik
  • Tuangkan ide menjadi object material yang nyata


Itu adalah akhir dari postingan tentang Tips Gaya Belajar. Bahkan sampai saat ini saya juga tidak tahu termasuk dalam kategori mana belajar saya. Namun biasanya saya akan menggunakan ketiganya. Biasanya setelah saya membaca textbook atau buku pelajaran saya akan membuat ringkasan, setelah itu saya akan mencoba mengerjakan soal-soal jika materi hitungan, atau mulai mencari video-video tentang objek tersebut jika materi tentang biologi. Oh iya, membaca materi yang sama dalam bahasa yang berbeda juga akan sangat membantu kamu lho. Karena saya termasuk orang bahasa (menurut tes IQ) saya biasanya membaca materi yang berbahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Kalau lagi males browsing ya saya pinjam buku pelajaran billingual di perpustakaan haha... Selamat Mencoba :) 

Comments

Popular posts from this blog

BEASISWA ICCR INDIA UNTUK S1-S3 TAHUN 2019-2020

Beasiswa Indian Council for Cultural Relations (ICCR) 2019-2020
Assalamu'alaikum teman-teman :) Mudah-mudahan teman-teman selalu sehat dan masih semangat ya karena saat yang selalu ditunggu-tunggu telah tiba. Yes, benar sekali. Beasiswa pemerintah India ICCR untuk jenjang S1-S3 tahun 2019-2020 akhirnya dibuka. Sudah banyak teman-teman yang menyapa saya di email dan Instagram untuk menanyakan perihal ICCR ini. Baiklah tanpa basa-basi lagi kita mulai saja ya.
Sekilas Tentang ICCR  Ternyata masih banyak juga teman-teman yang bertanya ke saya "Kak, ada gak sih beasiswa buat ke India?" dan semacamnya. Bagi yang belum kenal dengan Beasiswa ICCR, berikut saya utarakan lagi ya teman-teman. Indian Council for Cultural Relations (ICCR) adalah sebuah badan pemerintahan dibawah Ministry of Foreign Affairs (a.k.a Kemlu). Salah satu program ICCR adalah penyediaan beasiswa belajar di India untuk semua jenjang S1, S2, S3, dan Research untuk semua jurusan kecuali Kedokteran (Medicine) d…

[FAQ] Mencari Tempat Tinggal di India

Pertanyaan seputar mencari tempat tinggal di India dalam rangka studi merupakan salah satu pertanyaan yang cukup populer. Saya juga baru menyadari bahwa saya belum pernah membuat tulisan terkait hal tersebut. Jadi bagi teman-teman yang sedang istikharah untuk studi di India, mari kita belajar dulu ilmu mencari tempat tinggal disini.

Artikel ini berjudul 'mencari tempat tinggal' karena memang dikhususkan untuk teman-teman yang siapa tahu nanti kampus nya tidak menyediakan asrama (hostel) seperti kampus-kampus saya. Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman selama saya sekolah di Delhi dan Hyderabad namun informasi yang tertulis bersifat umum.
Sebelum kita melangkah lebih jauh, saya ingin menyampaikan bahwa untuk teman-teman yang hendak belajar di kampus India, alangkah baiknya mencari informasi dahulu apakah kampus memfasilitasi hostel bagi mahasiswa asing. Informasi bisa didapatkan melalui website kampus atau bertanya langsung kepada mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di …

A Poem on Humanity : The Rotating Sphere

This world already lacks of love and humanity. Do not live in that kind of world. Build your own world. Decorate it with love, joy, and humanity, and live in it. That is the actual world. The prior is fake, or you can nickname it, The Rotating Sphere. If your own world does not have those accessories, then where will you run when the sphere becomes totally loveless?
We are too busy running for president, or striving for Nobel Prize by discovering more galaxies, or memorizing a hundred digits of Pi. We describe it as civilization. But pity, within us, are uncivilized.
Be on The Mother Earth. Stay on Her lap. But do not live it. Live what is within, and you will be more humane.
****

I love poems since I was 15. I love reading them, but never confident enough to write my own. But when I find the right time, idea, and sense, all those three combinations will suffice to drive me to write one. Most of the time, I will just keep my sketchy poems for myself.

The Rotating Sphere, I think, deserves for publicati…