Bagaimana Membentuk Kepribadian yang Baik

10:38 PM 1 Comment
Bagaimana Membentuk Kepribadian yang Baik

Saya yakin kamu tahu bahwa manusia itu terdiri dari jiwa dan raga. Saya juga yakin bahwa kamu tidak perlu mempunyai keahlian khusus untuk mengetahui tentang hal tersebut. Because we all know it's a general truth! Raga adalah pancaran atau refleksi dari jiwa kita. Raga adalah jasad yang terdiri dari: kepala, pundak, lutut, kaki, dsb. Tidak hanya itu, jantung, paru-paru, dan tenggorokan juga termasuk anggota badan alias raga kita, and you already know about it, don't you? ;) Nah, bagaimana dengan jiwa kita? Nah, diibaratka tubuh kita adalah sebuah mobil dan ruh kita adalah mesin. Mesin itu bertugas untuk menggerakkan mobil, bukan? Supaya mesin itu bisa berfungsi secara baik kadang kita harus memberi oli sebagai pemlumas, bukan? Mesin kalau tidak diberi oli pasti akan rusak. Jika mesin rusak maka mobil akan menjadi rusak. Sama seperti tubuh kita, jika kita tidak memberi 'oli' untuk jiwa kita, tentu saja itu akan menjadi rusak kan? Jika ruh sudah rusak, maka tubuh akan ikut menjadi rusak. Jiwa/ruh dan raga akan rusak tidak hanya karena tidak diberi 'oli' tapi juga karena kita memberi 'oli' kualitas buruk kepada mesin alias jiwa kita. Apakan 'oli' itu sebenarnya? Oli adalah kepribadian dan sifat-sifat kita. Jika kita menanamkan setitik sifat buruk pada jiwa kita, maka rusaklah raga. Sifat buruk itu seperti oli dengan kualitas buruk.

Kembali kepada mobil.
Ketika kita memberi mesin mobil kita dengan oli kualitas baik, maka mesin akan menjadi baik dan mulus. Kita bisa mengetahui mesin itu baik adalah dari cara mobil itu berjalan. Jika mobil itu nyaman dan enak untuk dikendarai, dapat dipastikan oli nya pun bagus. 
Saat kita memberikan jiwa kita dengan sifat-sifat baik seperti jujur, ramah, sopan, dsb maka sifat baik tersebut akan direfleksikan oleh tubuh kita SECARA OTOMATIS. Itulah mengapa orang-orang yang mempunyai inner beauty dapat dapat dipastikan mereka memnberikan 'oli' kualitas baik kepada jiwa mereka.