Skip to main content

Tempat Berburu Oleh-oleh di New Delhi, India Kelas Mahasiswa sampai Kelas Menengah

Tempat Berburu Buah Tangan di New Delhi, India Kelas Mahasiswa sampai Kelas Menengah



Mau jalan-jalan ke India khususnya New Delhi? Cari tempat belanja oleh-oleh yang super murah? Topik kali ini saya buat cukup ringan...hehe no more heavy ! 

Berhubung India sangat besar dan banyak sekali tempat belanja murah. jadi kali ini saya persempit dulu cakupannya khusus di area New Delhi. Semoga bermanfaat :)


1. Sarojini Market

Ini adalah pasar favorit mahasiswa Indonesia di India. Yes ! Sarojini !  Berlokasi di daerah Sarojini Nagar. Di pasar ini kita akan menemukan barang-barang murah seperti tas, sandal, baju, sari, dompet, jam tangan, gelang, sampai barang pecah belah, semua nya ada. Sayuran pun ada ! Soal harga? Untuk baju, tas, dan sandal harga mulai Rs 100 atau sekitar Rp 20.000 saja.

Kekurangan : pasar ini bukan khusus menjual barang-barang etnik India. Walaupun barang khas India lumayan banyak, namun tidak menjadi 'produk utama 'di pasar ini.

2. Pahar Ganj Market 

Tempat ini agak jarang diketahui namun lumayan banyak menjual barang-barang khas India. Harganya pun bervariasi mulai dari Rp 20.000/pack untuk gantungan kunci. Tiap pack berisi 10 gantungan kunci. 

Saya dulu membeli banyak sekali gelang kaki yang cantik-cantik sebagai oleh-oleh. Berhubung orang Indonesia jarang yang pakai gelang kaki jadi saya bilang saja ke teman-teman dan saudara saya kalau itu gelang tangan :D Harganya hanya Rs 10 atau dua ribu rupiah per biji. 

Kekurangan : tempat nya tidak terlalu bagus, walau saya yakin sekali jika area tersebut di renovasi pasti akan jadi lebih bersih. 

3. Janpath Market

Nah ini baru tempat asli tempat cari oleh-oleh yang India banget. Mulai dari keset sampai baju pengantin semua nya khas India. Pasar ini menjual barang seperti kaos bertemakan India, tas bordir khas India, pakaian khas India; sari; kurti; kurta; rok india, kartu pos India, gantungan kunci India, sampai sarung bantal India.

Untuk kaos India sendiri, harganya mulai Rp 45.000 untuk ukuran dewasa. Gantungan kunci India harga Rp 10.000 per biji. Gantungan kunci tersebut terbuat dari semagam logam. Adapun miniatur Taj Mahal yang terbuat dari marmer, harga mulai dari Rp 50.000 untuk ukuran kecil. Tas bordir India hargapun bervariasi mulai dari Rp 40.000. Sedangkan untuk dompet harga mulai Rp 20.000.

Saya beberapa kali menjadi guide untuk tamu-tamu dari Indonesia yang sedang berkunjung di India. Hampir semua tamu saya terkesan dengan pasar ini.

Kenal Asma Nadia? Yup, novelis tersohor itu. Saya pernah menemai beliau belanja di Janpath juga dan beliau cukup puas berbelanja di pasar ini.

4. Tibetan Market

Jika kalian belanja ke Janpath Market jangan lupa mampir ke Tibetan Market sekedar untuk melihat-lihat barang etnik lain khas India. Yuhuu.. Tibetan Market ! Lokasi berseberangan dengan Janpath Market. 

Pasar ini kebanyakan menjual barang-barang antik seperti koin. Tidak hanya itu, banyak sekali kalung dan gelang dengan batuan yang unik nan nyentrik tersedia disini, mungkin mirip seperti akik hehe...

5. Dilli Haat atau Delhi Haat

Yang membuat saya senang dengan pasar ini adalah suasana eksotis saat senja hari. Biasanya akan ada pemain musik klasik India dan penari yang semakin menambah nuansa eksotisme pasar ini. Pasar ini sangat bersih dan tertata rapi. 

Barang-barang yang tersedia di pasar ini hampir sama dengan Janpath. Namun jika mencari oleh-oleh seperti garmen yang berkualitas super banyak didapat dipasar ini. Walaupun tidak berniat untuk membeli namun pasar ini cukup recommended bagi mereka yang ingin merasakan suasana eksotis India. Saya sarankan untuk datang ke pasar ini saat petang, atau menjelang maghrib.  

Itu dia 5 pasar terbaik jika dilihar berdasar isi kantong. Kenapa saya buat hanya lima? Karena menurut saya kelima pasar tersebur adalah pasar yang paling recommended bagi mereka yang hanya sekedar jalan-jalan ataau mampir sejenak di Ibu Kota.  That's pretty much it. See you and good luck ;)

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

BEASISWA ICCR INDIA UNTUK S1-S3 TAHUN 2020-2021

Beasiswa Indian Council for Cultural Relations (ICCR) 2020-2021
Assalamu'alaikum teman-teman :) Mudah-mudahan teman-teman selalu sehat dan masih semangat ya karena saat yang selalu ditunggu-tunggu telah tiba. Yes, benar sekali. Beasiswa pemerintah India ICCR untuk jenjang S1-S3 tahun 2019-2020 akhirnya dibuka. Sudah banyak teman-teman yang menyapa saya di email dan Instagram untuk menanyakan perihal ICCR ini. Baiklah tanpa basa-basi lagi kita mulai saja ya.
Sekilas Tentang ICCR  Ternyata masih banyak juga teman-teman yang bertanya ke saya "Kak, ada gak sih beasiswa buat ke India?" dan semacamnya. Bagi yang belum kenal dengan Beasiswa ICCR, berikut saya utarakan lagi ya teman-teman. Indian Council for Cultural Relations (ICCR) adalah sebuah badan pemerintahan dibawah Ministry of Foreign Affairs (a.k.a Kemlu). Salah satu program ICCR adalah penyediaan beasiswa belajar di India untuk semua jenjang S1, S2, S3, dan Research untuk semua jurusan kecuali Kedokteran (Medicine) da…

[FAQ] Mencari Tempat Tinggal di India

Pertanyaan seputar mencari tempat tinggal di India dalam rangka studi merupakan salah satu pertanyaan yang cukup populer. Saya juga baru menyadari bahwa saya belum pernah membuat tulisan terkait hal tersebut. Jadi bagi teman-teman yang sedang istikharah untuk studi di India, mari kita belajar dulu ilmu mencari tempat tinggal disini.

Artikel ini berjudul 'mencari tempat tinggal' karena memang dikhususkan untuk teman-teman yang siapa tahu nanti kampus nya tidak menyediakan asrama (hostel) seperti kampus-kampus saya. Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman selama saya sekolah di Delhi dan Hyderabad namun informasi yang tertulis bersifat umum.
Sebelum kita melangkah lebih jauh, saya ingin menyampaikan bahwa untuk teman-teman yang hendak belajar di kampus India, alangkah baiknya mencari informasi dahulu apakah kampus memfasilitasi hostel bagi mahasiswa asing. Informasi bisa didapatkan melalui website kampus atau bertanya langsung kepada mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di …

A Poem on Humanity : The Rotating Sphere

This world already lacks of love and humanity. Do not live in that kind of world. Build your own world. Decorate it with love, joy, and humanity, and live in it. That is the actual world. The prior is fake, or you can nickname it, The Rotating Sphere. If your own world does not have those accessories, then where will you run when the sphere becomes totally loveless?
We are too busy running for president, or striving for Nobel Prize by discovering more galaxies, or memorizing a hundred digits of Pi. We describe it as civilization. But pity, within us, are uncivilized.
Be on The Mother Earth. Stay on Her lap. But do not live it. Live what is within, and you will be more humane.
****

I love poems since I was 15. I love reading them, but never confident enough to write my own. But when I find the right time, idea, and sense, all those three combinations will suffice to drive me to write one. Most of the time, I will just keep my sketchy poems for myself.

The Rotating Sphere, I think, deserves for publicati…