Skip to main content

Beasiswa ICCR: Gampang-gampang Susah !

Pengalaman Berburu Beasiswa : ICCR India !

Manali, Himachal Pradesh, India

 

Mungkin bagi kalian yang sekarang membaca ini, pasti sedang dirundung kebingungan ya karena sibuk mempersiapkan berkas untuk ICCR ? Yap ! Beasiswa ICCR 2017-2018 sudah dibuka! Deadline tanggal 10 Januari 2017. Hurry up !

Jika masih bingung terkait prosedur pendaftaran ICCR bisa mampir ke tulisan saya Beasiswa ICCR 2017/2018 DIBUKA ! karena sudah saya jabarkan secara men..de..tail :))

Saya penerima beasiswa ICCR angkatan 2014 -2016 untuk jenjang S1 jurusan Sains. Angkatan saya hanya 6 orang yang diterima untuk S1 dan mayoritas adalah S2, jadi memang kesempatan untuk S2 lebih besar. 

Sebelumnya saya belum pernah mendaftar beasiswa manapun jadi bsia dibilang ICCR-lah yang pertama. Namun tekad untuk berkuliah di luar negeri memang sudah terpatri sejak saya masih SMP dan sudah mantap dengan pilihan kuliah S1 di India sejak masih SMA. Walaupun sempat kuliah di kota tinggal saya juga, Jogja :D

Pengalaman Persiapan Berkas

Saat itu saya menyadari bahwa beasiswa ICCR sedang dibuka adalah satu minggu sebelum tanggal penutupan. Jadi ya pengalaman saya dalam mengumpulkan berkas ini lumayan ketar-ketir apalagi sedang musim UAS di kampus saya. Hal yang saya lakukan pertama kali saat itu adalah mencari informasi seputar tes TOEFL, karena TOEFL adalah hal yang sangat esensial bagi hampir semua jenis beasiswa luar negeri. Beruntunglah saya saat itu ELTI sedang membuka Tes TOEFL ITP dalam waktu 3 hari kedepan, saya langsung ambil ! Karena waktu saya untuk mempersiapkan segalanya hanyalah 1 minggu ! Pengalaman saya ikut tes TOEFL 'sungguhan' untuk ICCR bisa dibaca juga di Pengalaman Pertama Mengikuti Tes TOEFL untuk Beasiswa !

Hal kedua yang lumayan menguras otak dan uang adalah tes kesehatan. Karena pada formulir kita diwajibkan untuk mengisi lembar cek kesehatan. Awalnya saya mencoba untuk minta dokter di klinik kampus saya untuk melakukan check-up seperti yang tertera di formulir, namun si dokter menjelaskan bahwa beliau tidak bisa melakukan semua check-up karena keterbatasan fasilitas di klinik. Tanpa berfikir panjang akhirnya saya menuju RSUP Sardjito di Yogyakarta. Benar saja, ternyata RS tersebut sudah sering melayani pelanggan yang hendak ke India juga untuk ICCR. Dokter di RS menunjukkan saya formulir-formulir ICCR lama milik para pasien sebelumnya. Akhirnya saya relakan uang Rp 400.000,- demi check-up tersebut. 

Berkas lain yang lumayan menyita waktu adalah mencari penerjemah tersumpah harga terjangkau. Saya harus browsing sana sini. Selain itu surat rekomendasipun juga harus saya pikirkan sendiri karena kepala sekolah saya minta supaya saya buat draft nya dulu nanti  tinggal di berik kop surat dan ttd beliau he..he.. lumayan lembur untuk menyusun 2 surat rekomendasi karena saya belum pernah membua surat rekomendasi berbasa Inggris sebelumnya, jadi lagi-lagi harus rajin browsing sana-sini.

Sempat ada kekhawatiran juga karena tidak ada kepastian kapan hasil TOEFL dan tes kesehatan akan keluar. Tes TOEFL dan hasil tes kesehatan keluar sehari sebelum deadline. Setelah melihat hasil tes TOEFL saya cuma meringis-meringis kecut dan segera ke JNE untuk mengirimkan berkas. Saya pakai jasa one-day delivery untuk mengirimkan berkas ke Indian Embassy Jakarta. Saya sangat bersyukur saat tahu berkas saya sudah sampai tepat pada waktunya.

Tes Bahasa Inggris dan Wawancara di Kedutaan India - Jakarta

Sekitar dua minggu setelah penerimaan berkas, saya mendapatkan email panggilan untuk wawancara. Email dari kedutaan India bisa dibaca pada gambar dibawah 



Akhirnya segeralah saya memesan tiket bus ke Jakarta untuk tes wawancara. Saya cukup kaget karena rata-rata yang mengikuti tes sudah jauh lebih tua dari saya. Maklum karena saat itu saya hanyalah mahasiswa semester 2

Beruntungnya kami pada saat itu tidak ada tes wawancara karena kepala bagian pendidikan Indian Embassy sedang sibuk jadi kami hanya diminta untuk berdiri dan memperkenalkan diri dengan bahasa Inggris. Lucky me ! :D Setelah itu kami mengikuti tes bahasa Inggris. Tes bahasa Inggris seputar grammar dan menurut saya sangat mudah karena pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan masih sangat basic. Setelah itu kita diminta untuk menulis esai dalam bahasa Inggris tentang topik yang sudah diberikan. Ada dua topik yang diberikan dan kita hanya diminta untuk memilih salah satu. Topik yang diberikan adalah 'kenapa Anda ingin kuliah di India' dan 'Ingin jadi apa Anda di masa depan' (kalau tidak salah ingat). 

Pengumuman Hasil

Rentang waktu tes wawancara dan hasil memang cukup lama.Saya mendapatkan email acceptamce letter pada akhir Juli. Namun beberapa teman saya juga ada yang bulan Juni sudah mendapat pengumuman. Jadi untuk teman-teman yang mendaftar ICCR siap-siap untuk mantengin email di bulan Juni - Juli ya :D

Berikut saya sertakan screenshoot email dari Kedutaan India terkait hasil penerimaan beasiswa.

     


Comments

  1. Bisa minta kontak yang dihubungi, saya mau tanya tanya tentang studi di india, terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. s.fathurrohmah@gmail.com atau pasporkuliah@gmail.com

      Delete
  2. Halo mba Rohmah saya terkesan dan pengen banget belajar di negeri Gandhi. Ada banyak hal sebenarnya mba yang saya ingin tanyakan. Saya saat ini bekerja di salah satu stasiun TV di Indonesia. Biasa nya ada nggak ya mbaa beasiswa jurusan broadcasting ? :) Thanks mbaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Rani :) Saya belum pernah lihat ada mahasiswa Indonesia yang ambil broadcasting. Tapi kalau setau saya kalau mau ambil broadcasting ya harus sekolah nya di School of Broadcasting gitu, jadi bukan yang di universitas. Kalau ICCR sendiri biasanya memberikan beasiswa untuk kuliah di universitas/institute aja

      Delete
  3. Terimakasih sudah membagikan hal-hal bermanfaat dan memotivasi. Saya jadi semangat mengejar beasiswa ICCR :)

    ReplyDelete
  4. Halo mb.. Saya pencinta kebudayaan India saat ini saya sedang menempuh pendidikan sejarah di salah satu Universitas negeri. Saya bercita-cita lanjut S2 dan ingin mendapatkan beasiswa ICCR gimana mb caranya. Terimakasih

    ReplyDelete
  5. Halo mb.. Saya pencinta kebudayaan India saat ini saya sedang menempuh pendidikan sejarah di salah satu Universitas negeri. Saya bercita-cita lanjut S2 dan ingin mendapatkan beasiswa ICCR gimana mb caranya. Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Satu-satu nya cara adalah dengan mendaftar :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

BEASISWA ICCR INDIA UNTUK S1-S3 TAHUN 2019-2020

Beasiswa Indian Council for Cultural Relations (ICCR) 2019-2020
Assalamu'alaikum teman-teman :) Mudah-mudahan teman-teman selalu sehat dan masih semangat ya karena saat yang selalu ditunggu-tunggu telah tiba. Yes, benar sekali. Beasiswa pemerintah India ICCR untuk jenjang S1-S3 tahun 2019-2020 akhirnya dibuka. Sudah banyak teman-teman yang menyapa saya di email dan Instagram untuk menanyakan perihal ICCR ini. Baiklah tanpa basa-basi lagi kita mulai saja ya.
Sekilas Tentang ICCR  Ternyata masih banyak juga teman-teman yang bertanya ke saya "Kak, ada gak sih beasiswa buat ke India?" dan semacamnya. Bagi yang belum kenal dengan Beasiswa ICCR, berikut saya utarakan lagi ya teman-teman. Indian Council for Cultural Relations (ICCR) adalah sebuah badan pemerintahan dibawah Ministry of Foreign Affairs (a.k.a Kemlu). Salah satu program ICCR adalah penyediaan beasiswa belajar di India untuk semua jenjang S1, S2, S3, dan Research untuk semua jurusan kecuali Kedokteran (Medicine) d…

[FAQ] Mencari Tempat Tinggal di India

Pertanyaan seputar mencari tempat tinggal di India dalam rangka studi merupakan salah satu pertanyaan yang cukup populer. Saya juga baru menyadari bahwa saya belum pernah membuat tulisan terkait hal tersebut. Jadi bagi teman-teman yang sedang istikharah untuk studi di India, mari kita belajar dulu ilmu mencari tempat tinggal disini.

Artikel ini berjudul 'mencari tempat tinggal' karena memang dikhususkan untuk teman-teman yang siapa tahu nanti kampus nya tidak menyediakan asrama (hostel) seperti kampus-kampus saya. Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman selama saya sekolah di Delhi dan Hyderabad namun informasi yang tertulis bersifat umum.
Sebelum kita melangkah lebih jauh, saya ingin menyampaikan bahwa untuk teman-teman yang hendak belajar di kampus India, alangkah baiknya mencari informasi dahulu apakah kampus memfasilitasi hostel bagi mahasiswa asing. Informasi bisa didapatkan melalui website kampus atau bertanya langsung kepada mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di …

A Poem on Humanity : The Rotating Sphere

This world already lacks of love and humanity. Do not live in that kind of world. Build your own world. Decorate it with love, joy, and humanity, and live in it. That is the actual world. The prior is fake, or you can nickname it, The Rotating Sphere. If your own world does not have those accessories, then where will you run when the sphere becomes totally loveless?
We are too busy running for president, or striving for Nobel Prize by discovering more galaxies, or memorizing a hundred digits of Pi. We describe it as civilization. But pity, within us, are uncivilized.
Be on The Mother Earth. Stay on Her lap. But do not live it. Live what is within, and you will be more humane.
****

I love poems since I was 15. I love reading them, but never confident enough to write my own. But when I find the right time, idea, and sense, all those three combinations will suffice to drive me to write one. Most of the time, I will just keep my sketchy poems for myself.

The Rotating Sphere, I think, deserves for publicati…