How Do I Spend 200k Rupiah a Month for Meals ?! My Personal Budgeting in India

3:40 AM

*) Rp 200.000 = Rs 1000
**) Nominal diatas hanyalah nominal untuk uang makan saja. Tidak termasuk uang KOS ! Kecuali kalau kalian cuma numpang.

Sejak kepindahan saya dari Delhi ke Hyderabad, masalah keuangan menjadi semakin menghantui. Walaupun biaya hidup di Hyderabad tidak semencekik di Delhi namun kalau uang saya mepet ya sama saja bohong. Saat di Delhi, saya sebetulnya sudah punya manajemen keuangan sendiri, namun cara tersebut sudah tidak valid lagi untuk hidup disini. By the time I reached Hyderabad, I realized that I had to modify my budgeting technique. 

Manusia normal pada umumnya akan mengalokasikan pengeluaran mereka antara lain untuk : biaya kos, makan, buku &fotokopi, biaya tersier seperti nonton atau belanja, biaya tak terduga dan tabungan. Ada 6 jenis pengeluaran umum yg biasa dikeluarkan oleh mahasiswa. Tiga diantaranya merupakan pengeluaran wajib (kos, makan, buku & fotokopi) dan tiga sisanya merupakan pengeluaran tidak wajib (biaya tersier, tak terduga, tabungan). Jika kebetulan daerah kos cukup jauh dengan kampus, maka pengeluaran wajib bertambah, transportasi! 

Jika secara umum daftar pengeluaran mahasiswa ada enam jenis maka pengeluaran saya hanya dibagi menjadi 2 jenis yakni: biaya kos dan biaya makan. Keduanya adalah pengeluaran wajib. Tidak bisa ditawar. Tidak bisa dikurangi.Wajib.

Biaya rumah dan biaya makan, masing-masing mempunyai nominal kebutuhannya sendiri. Dari kedua jenis pengeluaran tersebut, hanya biaya makanlah yang bisa dikompres lagi dan lagi. Setelah melakukan pengamatan dan kalkulasi secara mendetail akhirnya saya mendapatkan kesimpulan akhir bahwa saya bisa dan mampu bertahan hidup dengan 200k. Dua bulan pertama saya pernah mematok biaya makan maksimal adalah 130k atau Rs 650 per bulan. Namun demi Tuhan saya sudah lakukan sebisa munkin dan saya tidak berhasil hanya bertahan hidup dengan 130k per bulan untuk makanan. Akhirnya saya memberikan sedikit kelonggaran 70k per bulan sehingga pengeluaran menjadi 200k sadja.

Lalu bagaimana cara saya makan 200k sebulan? Ada beberapa peraturan yang harus saya patuhi. The very first rule is No Breakfast ! Saya selalu mengandalkan secangkir teh manis setiap pagi. Dimana-mana yang namanya teh manis pasti ada gula nya kan? Nah, gula itulah yang menjadi sumber energi saya sampai sore. FYI, gula mengandung sukrosa dan nasi mengandung glukosa. Sukrosa dan Glukosa adalah bentuk sederhana dari Karbohidrat. Karbohidrat adalah sumber energi. Kesimpulan, gula juga salah satu sumber energi ! 

Second Rule - no heavy lunch. Just snacks ! Ada 2 opsi untuk makan siang. Pertama, beli roti tawar 7k (Rs 35), bawa dua sampai tiga biji untuk makan siang. Roti tawar 7k cukup untuk 4 hari. Kalau bosan dengan roti tawar, bisa beli snack di kantin yang murah dan agak berat seperti bread pakora, samosa, egg puff. Ketiga snack tersebut seharga 2k (Rs 10) masing-masing. Rs 10 merupakan batas maksimal untuk jajan di kantin. Jadi pilih salah satu saja dari ketiga snack tersebut. Favorit saya adalah bread pakora karena terbuat dari roti tawar dan kentang dimana keduanya adalah sumber karbohidrat. Saya tidak tau apakah bread pakora tersebut mengandung telur. Jika mengandung telur itu artinya saya akan mendapat bonus protein yang penting untuk perkembangan otak saya.

Third Rule - mind your shopping time ! Shopping time artinya belanja sayuran dan bahan makanan pokok. Dalam satu bulan usahakan belanja maksimal 3x dan tiap belanja usahakan tidak lebih dari 50k (Rs 250). Supermarket favorit saya disini adalah Reliance. Alasannya adalah di supermarket ini sayuran cukup lengkap, murah, dan ada diskon. Saat di supermarket usahakan selalu jeli dalam melihat, fokus, dan banyak berdoa karena godaan syetan di supermarket biasanya lebih kuat dan tangguh ! Selalu perhatikan label-label yang ada tulisan "Free". Misalnya, buy 1 get 1 FREE. Selalu pilih produk-produk merek supermarket tersebut. Misal, saya selalu beli detergent merek Reliance karena itu adalah produk mereka dan harga jauuuhh lebih murah.

Saat belanja biasanya saya akan sibuk di rak sayuran dan makanan pokok. Sayuran yang menjadi favorit  saya adalah kentang, kubis, kembang kol, wortel, terung, dan labu siam. Biasanya sayuran-sayuran tersebut akan saya buat menjadi tumis atau sup. Alasannya adalah, untuk menumis dan membuat sup tidak membutuhkan banyak miyak goreng, sehingga kita bisa hemat minyak goreng. P.S minyak goreng 16k per liter (Rs 80). Saya kadang membeli mie rebus juga. Sebungkus isi empat harga 8k (Rs 40). Sehari bisa masak satu mie rebus untuk makan malam. Biasanya saya akan masak mie rebus untuk makan malam kalau benar-benar sedang malas memasak, saat ujian, atau saat tidak enak badan. Teh wajib beli karena untuk sarapan. Jika ada snack yang murah bisa beli snack, seperti biskuit marie. Lumayan untuk teman belajar saat malam hari dan ganjal perut kalau lapar saat dini hari. 

Forth Rule - No Chicken ! Waktu awal-awal disini saya kadang beli ayam. Setengah kilo harganya 14k (Rs 70). Namun saya pikir-pikir lagi sepertinya kalau saya tidak makan ayam saya masih bisa hidup. Akhirnya saat itu saya stop makan ayam dan beralih ke telur. Sepuluh biji telur seharaga 9k (Rs 45) dan tiap hari saya hanya makan satu telur, itu artinya telur saya bisa awet untuk 10 hari. Saya pernah sekali mengeluh kepada diri sendiri karena bosan makan telur. Suatu ketika saya melihat video di FB tentang bapak penyapu jalanan di Jogja. Beliau mengungkapkan bahwa telur adalah makanan spesial karena beliau bisa makan telur hanya sekali dalam setahun, yakni saat hari ulang tahunnya. Hal itu cukup menggores hati saya dan sampai saat ini saya tidak pernah mengeluh jika hanya bisa makan nasi telur atau nasi sayur saja.

Last Rule - make it rigid. Di awal sudah saya sampaikan bahwa pengeluaran saya hanya dua: kos dan makanan. Jika suatu ketika ada pengeluaran lain seperti beli bolpen, buku tulis, dll maka pengeluaran tersebut diambil dari uang makan

Kesimpulannya adalah dalam sehari saya hanya makan satu kali, yaitu saat makan malam :D

Saya secara pribadi lebih bisa tahan lapar saat siang hari dari pada malam sebab siang hari saya akan berada di kampus full day dan rasa lapar selalu teralihkan karena kesibukan di kampus. Makan malam menurut saya sangat penting karena setiap malam saya selalu belajar dan saya tidak bisa belajar malam hari dalam kondisi lapar.

Well, that's pretty much it guys. Please keep in mind that, those tips above are actually not good and unhealthy to follow. But if you were really in hard financial problem, all those tricks might be considered.

Pesan yang ingin saya sampaikan adalah, be a wise person in spending money and always be grateful whatever you have right now. Sometimes t's much easier to complain here and there about our conditions but who gonna listen to those complains? We may feel satisfied after complaining about life, but is that satisfaction that we want? 




Share this :

Previous
Next Post »
6 Komentar
avatar

Hi Rahma, salam kenal! I've been reading your blog since weeks ago dan aku suka cara kamu bercerita tentang kehidupanmu di India. You're the person that made me wanted to go back to live in India again!!! Sukses untuk kehidupan perkuliahannya ya, wish we can be friends and share lots of things in common. Have a good day! :)

Balas
avatar

Salam kenal Mbak Annissa :) Senang rasanya kalau ada yang suka dengan tulisan saya. Ayo kita main-main di India mbak. I'd love to keep in touch with you. Please share your contact if you don't mind ;)

Balas
avatar

Thanks buat pengalamannya ka.. boleh minta contact buat nanya2? Karena aku interest bgt buat kuliah disana dan lagi cari informasi untuk S1

Balas
avatar

Boleh ke s.fathurrohmah@gmail.com

Balas
avatar

Kenapa pindah dari delhi ke hyderabad ya mbak? Kebetulan saya mau apply beasiswa ICCR S2 di DU.

Balas
avatar

Oh daftar aja. Saya pindah karena ada banyak alasan :D

Balas

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔