Skip to main content

Study at Bhavan Degree College with Me !


 

Sampai sekarang masih tak habis pikir saya bisa kuliah di kampus ini, di kota ini. Jika harus dirincikan lebih dalam lagi, hanya akan menguras hati akan puing-puing masa lalu di Kota Utara tersebut. Sudahlah ! 

Okay, so, since today is Wednesday, and I love Wednesday, saya akan mengajak kalian untuk merasakan kuliah di Bhavan's College selama satu hari. Mari cus kita berimajinasi !

Perkuliahan disini dimulai pukul 10.00 sampai 16.30 khusus untuk Departement of Life Sciences Biasanya saya akan berangkat dari rumah pukul 09.15 dengan berjalan kaki. Saya hobi sekali jalan kaki di pagi hari. Perjalanan ke kampus biasanya 20-25 menit, tergantung kecepatan kaki saya. Jika semakin mendekati hari Minggu maka kecepatan kaki saya akan bertambah. Saya senang kuliah, namun saya juga suka hari libur.

Pukul 09.45 saya sudah sampai di kampus dan setiap pagi di kampus selalu ada assembly. Saat assembly murid akan memanjatkan doa bersama-sama dalam bahasa Sansekerta which I have no any idea at all about that language so I will just stand in line, listen to the prayer, and sometimes, playing Talking Tom. Atau jika saya sedang ingat maka saya akan berdoa menurut agama saya sendiri. Kegiatan doa bersama biasanya dilanjutkan dengan penyampaian pengumuman oleh principal. 

It's 10.00 so let's go to class. Since it's Wednesday so the first period would be French in Room No. 69.  I love this subject so much. In my opinion, it's really good idea putting non-science subject in the first period. How can we start our morning with something serious? Salah satu mata kuliah wajib di kampus ini adalah second language, dimana kita bisa memilih bahasa yang ingin kita pelajari. Iya betul, saya memilih Bahasa Prancis. Lumayan banyak mahasiswa asing yang memilih Bahasa Prancis sebagai second language mereka. Di kelas ini pula saya bisa berteman dengan banyak mahasiswa non-science seperti mahasiswa Arts dan Commerce. 

11.00 - 12.00 Next class is Microbiology! Mikrobiologi juga merupakan mata kuliah favorit saya. Sejak dahulu ketertarikan saya memang lebih condong ke ladang Biologi. Dosen biasanya akan menjelaskan dan kami akan mencatat. Saya selalu berusaha membuat catatan yang rapi untuk semua mata kuliah Sains, agar ketika ujian saya tidak akan kesulitan untuk mencari dan membaca ulang. 

12.00 - 12.15 Short Break ! not really a break actually. Setiap hari Rabu adalah jadwal kami untuk Praktikum mata kuliah Genetika.Waktu 15 menit ini biasanya akan kami gunakan untuk persiapan praktikum. Tak sedikit dari teman saya yang memanfaatkan short-break ini untuk mengerjakan laporan praktikum. Saya selalu berusaha untuk mengerjakan praktikum tepat waktu supaya tidak kelabakan saat pengumpulan. Time's up ! Time for Lab ! 

12.15 - 14.00 Genetics Lab. Dosen kami menjelaskan bahwa hari ini kami akan mengamati Polytene Chromosome pada larva Diptera. Praktikum selalu dilakukan secara individu. Kami diminta untuk mengisolasi kelenjar air liur (salivary gland) pada tubuh larva Diptera kemudian melakukan pengecatan pada kelenjar tersebut selama 20 menit. Setelah pengecatan selesai, kita harus mengamati kelenjar tersebut dibawah mikroskop dan mencari penampakan Polytene Chromosome. It's kinda tough experiment actually, only very few students are able to find the chromosome, including me.... Thank you...LOL.

14.00 - 14.30 Lunch Break ! Biasanya saya akan ke kantin kampus untuk makan siang bersama teman-teman saya. Makanan kantin favorit saya adalah bonda. Bonda adalah semacam roti yang berbentuk bola dimakan dengan cara dicelupkan ke kuah sambhar. Satu porsi seharga 20 rupees atau 4000 rupiah untuk 4 buah bonda dan kita bebas untuk mengambil kuah sambhar. Saya selalu memesan bonda untuk makan siang karena murah dan mengenyangkan.
14.30 - 15.30 Genetics Class. Again after dealing with genetics in Lab, now we are having Genetics class. You may say that today is Genetics Day ! Berhubung dosen genetika kami sangat disiplin, kami selalu berusaha sudah siap di kelas sebelum pukul 14.30, jika tidak, kami tidak akan diberi poin kehadiran. Saya sebetulnya sangat sengan dengan dosen ini, karena beliau mengajar sangat detail dan mendalam. Saya jarang sekali membaca buku referensi untuk mata kuliah dosen satu ini, karena menurut saya catatan dari beliau sudah lebih lengkap dari pada textbook Genetika yang saya punya. Beliau adalah Head of Departement of Genetics, atau bisa dibilang dekan fakultas Genetika.

15.30 - 16.30 Finally last period, Chemistry! Berhubung chemistry ini adalah kelas terakhir dan dosen kami sudah paham bahwa kami sudah lelah, biasanya beliau akan mengajar maksimal hanya 30 menit saja. Walaupun demikian, pelajaran chemistry sebetulnya cukup santai. Namun tantangannya adalah, dosen kami ini hanya memberikan catatan ala kadarnya saja jadi mau tidak mau kami harus mencari penjelasan lebih lanjut di buku. Karena jika hanya mengandalkan catatan beliau, saat ujian, bisa jadi kami hanya mampu menulis 2 halaman untuk tiap pertanyaan. Padahal rata-rata tiap pertanyaan saat ujian biasanya kami harus menulis 4 - 5 halaman.

Okay guys, I think that's pretty much it for Wednesday's classes and college activities. See you next article !

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

BEASISWA ICCR INDIA UNTUK S1-S3 TAHUN 2019-2020

Beasiswa Indian Council for Cultural Relations (ICCR) 2019-2020
Assalamu'alaikum teman-teman :) Mudah-mudahan teman-teman selalu sehat dan masih semangat ya karena saat yang selalu ditunggu-tunggu telah tiba. Yes, benar sekali. Beasiswa pemerintah India ICCR untuk jenjang S1-S3 tahun 2019-2020 akhirnya dibuka. Sudah banyak teman-teman yang menyapa saya di email dan Instagram untuk menanyakan perihal ICCR ini. Baiklah tanpa basa-basi lagi kita mulai saja ya.
Sekilas Tentang ICCR  Ternyata masih banyak juga teman-teman yang bertanya ke saya "Kak, ada gak sih beasiswa buat ke India?" dan semacamnya. Bagi yang belum kenal dengan Beasiswa ICCR, berikut saya utarakan lagi ya teman-teman. Indian Council for Cultural Relations (ICCR) adalah sebuah badan pemerintahan dibawah Ministry of Foreign Affairs (a.k.a Kemlu). Salah satu program ICCR adalah penyediaan beasiswa belajar di India untuk semua jenjang S1, S2, S3, dan Research untuk semua jurusan kecuali Kedokteran (Medicine) d…

[FAQ] Mencari Tempat Tinggal di India

Pertanyaan seputar mencari tempat tinggal di India dalam rangka studi merupakan salah satu pertanyaan yang cukup populer. Saya juga baru menyadari bahwa saya belum pernah membuat tulisan terkait hal tersebut. Jadi bagi teman-teman yang sedang istikharah untuk studi di India, mari kita belajar dulu ilmu mencari tempat tinggal disini.

Artikel ini berjudul 'mencari tempat tinggal' karena memang dikhususkan untuk teman-teman yang siapa tahu nanti kampus nya tidak menyediakan asrama (hostel) seperti kampus-kampus saya. Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman selama saya sekolah di Delhi dan Hyderabad namun informasi yang tertulis bersifat umum.
Sebelum kita melangkah lebih jauh, saya ingin menyampaikan bahwa untuk teman-teman yang hendak belajar di kampus India, alangkah baiknya mencari informasi dahulu apakah kampus memfasilitasi hostel bagi mahasiswa asing. Informasi bisa didapatkan melalui website kampus atau bertanya langsung kepada mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di …

A Poem on Humanity : The Rotating Sphere

This world already lacks of love and humanity. Do not live in that kind of world. Build your own world. Decorate it with love, joy, and humanity, and live in it. That is the actual world. The prior is fake, or you can nickname it, The Rotating Sphere. If your own world does not have those accessories, then where will you run when the sphere becomes totally loveless?
We are too busy running for president, or striving for Nobel Prize by discovering more galaxies, or memorizing a hundred digits of Pi. We describe it as civilization. But pity, within us, are uncivilized.
Be on The Mother Earth. Stay on Her lap. But do not live it. Live what is within, and you will be more humane.
****

I love poems since I was 15. I love reading them, but never confident enough to write my own. But when I find the right time, idea, and sense, all those three combinations will suffice to drive me to write one. Most of the time, I will just keep my sketchy poems for myself.

The Rotating Sphere, I think, deserves for publicati…