Skip to main content

Telah Terbit!! Buku Seri Perantau Ilmu Kolaborasi PPI Dunia-Gramedia


NB. Awas tulisan ini mengandung promosi

Sebetulnya tulisan ini agak terlambat karena buku tersebut terbit ketika saya masih UAS dan selama itu saya tidak sempat membuka blog alhasil baru sekarang bisa nulis (baca: promosi). 

Sedikit info saja, in case ada yang belum tahu, Perhimpunan Pelajar Indonesia di Dunia (PPI Dunia) adalah organisasi pelajar Indonesia yang ada di luar negeri. Dari satu organisasi besar PPI Dunia, bercabang menjadi tiga kawasan, PPI Kawasan Amerika Eropa (AMEROP), PPI Kawasan Timur-Tengah dan Afrika (TIMTENGKA), dan PPI Kawasan Asia-Oseania. Setiap PPI Kawasan terdiri dari beberapa PPI Negara. Misal PPI Kawasan Amerop terdiri dari PPI Amerika Serikat (Permias), PPI Filandia, PPI Jerman, dll. PPI Kawasan Timtengka terdiri dari PPMI Mesir, PPMI Arab Saudi, PPMI Sudan, dll. Sama hal nya dengan PPI Kawasan Asia- Oseania terdiri dari PPI Kawasan Asia-Oseania terdiri dari PPI Jepang, PPI Australia, PPI India, dll. 




PPI Dunia berkolaborasi dengan Gramedia menerbitkan tiga buah buku karya anak bangsa di luar negeri yang diberi judul "Perantau Ilmu". Buku tersebut berisi kisah-kisah perjuangan mendapatkan beasiswa ke luar negeri, pengalaman menuntut ilmu dengan berbagai macam tantangannya, perjuangan belajar para perantau ilmu dengan biaya sendiri, hingga tulisan mengenai refleksi perjalanan selama menempuh pendidikan di negara rantauan. 

Ketiga buku tersebut sudah bisa didapat di toko buku Gramedia se-Indonesia. Harga setiap bukunya adalah Rp 80.000-an. Berhubung setiap penulis mendapat satu buku gratis, berikut saya tunjukkan beberapa sneak-peek dari Perantau Ilmu Asia-Oseania.








Jangan lupa dapatkan ketiga seri nya di toko buku Gramedia di kota kalian ya. Mudah-mudahan menginspirasi teman-teman untuk selalu menuntut ilmu setinggi-tingginya di negara manapun kalian impikan :)

Salam,

Rahma S

Comments

  1. hello mba thanks tulisannya menjadi smgat buat yg lain.
    TP klo boleh share info, dulu habis brp rincian cash yg
    dijadikan persiapan smpe ke negeri sebrang?

    boleh share....

    ReplyDelete
  2. Persiapan beasiswa nya atau self-finance nya?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

BEASISWA ICCR INDIA UNTUK S1-S3 TAHUN 2020-2021

Beasiswa Indian Council for Cultural Relations (ICCR) 2020-2021
Assalamu'alaikum teman-teman :) Mudah-mudahan teman-teman selalu sehat dan masih semangat ya karena saat yang selalu ditunggu-tunggu telah tiba. Yes, benar sekali. Beasiswa pemerintah India ICCR untuk jenjang S1-S3 tahun 2019-2020 akhirnya dibuka. Sudah banyak teman-teman yang menyapa saya di email dan Instagram untuk menanyakan perihal ICCR ini. Baiklah tanpa basa-basi lagi kita mulai saja ya.
Sekilas Tentang ICCR  Ternyata masih banyak juga teman-teman yang bertanya ke saya "Kak, ada gak sih beasiswa buat ke India?" dan semacamnya. Bagi yang belum kenal dengan Beasiswa ICCR, berikut saya utarakan lagi ya teman-teman. Indian Council for Cultural Relations (ICCR) adalah sebuah badan pemerintahan dibawah Ministry of Foreign Affairs (a.k.a Kemlu). Salah satu program ICCR adalah penyediaan beasiswa belajar di India untuk semua jenjang S1, S2, S3, dan Research untuk semua jurusan kecuali Kedokteran (Medicine) da…

[FAQ] Mencari Tempat Tinggal di India

Pertanyaan seputar mencari tempat tinggal di India dalam rangka studi merupakan salah satu pertanyaan yang cukup populer. Saya juga baru menyadari bahwa saya belum pernah membuat tulisan terkait hal tersebut. Jadi bagi teman-teman yang sedang istikharah untuk studi di India, mari kita belajar dulu ilmu mencari tempat tinggal disini.

Artikel ini berjudul 'mencari tempat tinggal' karena memang dikhususkan untuk teman-teman yang siapa tahu nanti kampus nya tidak menyediakan asrama (hostel) seperti kampus-kampus saya. Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman selama saya sekolah di Delhi dan Hyderabad namun informasi yang tertulis bersifat umum.
Sebelum kita melangkah lebih jauh, saya ingin menyampaikan bahwa untuk teman-teman yang hendak belajar di kampus India, alangkah baiknya mencari informasi dahulu apakah kampus memfasilitasi hostel bagi mahasiswa asing. Informasi bisa didapatkan melalui website kampus atau bertanya langsung kepada mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di …

A Poem on Humanity : The Rotating Sphere

This world already lacks of love and humanity. Do not live in that kind of world. Build your own world. Decorate it with love, joy, and humanity, and live in it. That is the actual world. The prior is fake, or you can nickname it, The Rotating Sphere. If your own world does not have those accessories, then where will you run when the sphere becomes totally loveless?
We are too busy running for president, or striving for Nobel Prize by discovering more galaxies, or memorizing a hundred digits of Pi. We describe it as civilization. But pity, within us, are uncivilized.
Be on The Mother Earth. Stay on Her lap. But do not live it. Live what is within, and you will be more humane.
****

I love poems since I was 15. I love reading them, but never confident enough to write my own. But when I find the right time, idea, and sense, all those three combinations will suffice to drive me to write one. Most of the time, I will just keep my sketchy poems for myself.

The Rotating Sphere, I think, deserves for publicati…